Tata Ruang berperan mengatur ruang hidup rakyat indonesia kelestarian lingkungan. Untuk mengatur hal tersebut, penataan ruang diatur dalam UU Nomer 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, serta sesuai Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2013 maka tanggal 8 November diperingati sebagai Hari Tata Ruang Nasional. Hari Tata Ruang Nasional berperan menjadi pengingat dan penyemangat setiap elemen pemerintahan untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan tata ruang secara modern yang melayani masyarakat, profesional dalam bekerja menghasilkan kualitas dan ketepatan waktu serta dapat dipercaya oleh masyarakat. Salah satu hal yang perlu diwujudkan adalah penataan ruang yang implementatif serta mudah diakses masyarakat. Dengan demikian, akan tercipta suatu kondisi Kabupaten Sleman yang elok, edi, makmur, lestari, dan transparansi dengan masyarakat. Di sisi lain, adanya pandemi Covid-19 ini membuat pelaksanaan Hari Tata Ruang Nasional di Kabupaten Sleman diselenggarakan secara online dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.
Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana) Kabupaten Sleman menyelenggarakan webinar untuk memperingati hari tata ruang nasional dengan tema “Mewujudkan Kebijakan Penataan Ruang yang Implementatif dan Mudah Diakses” yang diselenggarakan pada hari Kamis, 19 November 2020 . Tujuan diselenggarakan kegiatan Webinar memperingati Hari Tata Ruang 2020 adalah :
- Memberikan Pengingat dan penyemangat setiap elemen baik pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha untuk meningkatkan kualitas dalam penataan ruang.
- Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya tata ruang.
- Mengetahui cara pelayanan mengenai informasi tata ruang yang berkualitas dan mudah diakses.
Kegiatan webinar disi moderator Dr. Sutaryono, S.Si M.Si. Dosen Pengajar Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional dan menghadirkan 3 narasumber dari akademisi, pemerintah dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Narasumber dari akademisi dihadiri oleh Prof. Ir. Achmad Djunaedi., MURP., Ph.D (Guru besar Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada), dari pemerintah daerah dihadiri oleh Muhammad Sugandi, S.H., M.Si. (Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Sleman) dan dari LSM dihadiri oleh Wahyu Bawono Arum Aji (Pemuda Tata Ruang DIY).













