Pada hari Rabu tanggal 25 April 2018 Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Sleman mengadakan koordinasi membahas persiapan kegiatan Update Data Peruntukan Tanah Tahun 2018. Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Sleman, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, dan Tim Tenaga Ahli Update Data Peruntukan Tanah Tahun 2018.
Adapun hasil dari koordinasi yang telah dilakukan antara lain :
- Perkembangan kawasan permukiman yang semakin padat membawa dampak yang signifikan terhadap beban jalan pada kawasan perkotaan di Kabupaten Sleman terutama di Kecamatan Depok dan Kecamatan Kalasan. Dari fenomena tersebut, maka diperlukan suatu upaya penanganan terkait perencanaan Garis Sempadan Bangunan sebagai langkah untuk mengatasi beban jalan di kawasan tertentu.
- Tujuan dari kegiatan Penyusunan Garis Sempadan Bangunan di Kecamatan Depok dan Kecamatan Kalasan yaitu untuk menetapkan garis sempadan dan mengetahui kesesuaian daya dukung maupun daya tampung terhadap luasan kawasan perdagangan jasa dan industri.
- Untuk saat ini kegiatan tersebut telah sampai pada pelaksanaan koordinasi awal dan kompilasi data-data sekunder. Beberapa data sekunder yang telah terkumpul terdiri dari data shapefile dan luas jalan provinsi sedangkan untuk data luas jalan kabupaten belum diperoleh.
- Konsep awal untuk penyusunan Garis Sempadan Bangunan pada lokasi ini yaitu dengan menghubungkan akses terhadap daya tarik kawasan yang terdiri dari Stadion Maguwoharjo dan Embung Tambak Boyo. Dengan konsep arahan Garis Sempadan Bangunan pada akses jalan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan kawasan.
- Penetapan lokasi kegiatan ini dilaksanakan secara sampling terhadap lokasi yang dianggap representatif dan dapat mewakili kawasan secara umum terkait dengan karakteristik kawasan sekitarnya. Pada penetapan ini, sementara telah disepakati untuk jalan pada area lingkungan perumahan/hunian maupun perkampungan yang tidak termasuk dalam klasifikasi jalan kabupaten dikategorikan sebagai jalan desa dan jalan dusun. Berdasarkan hasil koordinasi awal, ruas jalan pada Kecamatan Depok yang menjadi sampel kegiatan ini terdiri dari ruas Jalan Babarsari di kawasan seturan dan ruas Jalan Raya Tajem mulai dari SMK Tajem hingga perbatasan dengan Kecamatan Ngemplak. Kemudian untuk Kecamatan Kalasan, sampel lokasi kegiatan terdiri dari ruas Jalan Candi Sambisari dan ruas Jalan Cangkringan. Lokasi-lokasi tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan kesamaan karakter kawasan sekitar dan klasifikasi jalan yang identik.













